I  



Daerah

UMK Cianjur 2014 Naik

Jumat, 08 November 2013 - WIB | dibaca: 929 pembaca
bagikan berita

CIANJUR-Hariininews.com

Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 2014, akan naik, walaupun besarannya masih dirahasiakan. Alasannya, ajuan UMK masih terdampat di meja Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.

“Jadi, ajuan UMK untuk tahun depan, sementara ini dirahasiakan. Tapi, usulannya telah diserahkan kepada Pemprov Jabar,” tandas Sumitra, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Cianjur, kepada Hariininews.com, Jumat (8/11/2013).

Dia menjelaskan, usulan UMK Cianjur pada 2014 telah disesuaikan dengan sejumlah indikator Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Dalam penetapannya juga, melibatkan Dewan Pengupahan dan para pengusaha.

Termasuk telah diadakan sosialisasi terhadap sejumlah pengusaha dan kelompok buruh, sehingga nantinya setelah Gubernur Jabar menetapkan besaran UMK, setiap perusahaan tidak kaget.

“Saat ini, Dinsosnakertrans Cianjur menunggu penetapan dari Gubernur Jabar yang nantinya dituangkan dalam Surat Keputusan (SK). Nanti saja setelah ada penetapan akan diumumkan berapa besaran UMK Cianjur tahun 2014,” terangnya.

Sedangkan, Yusman, buruh perusahaan konveksi di kawasan Cianjur berharap, UMK tahun depan dinaikan menjadi Rp1.500.000 per bulan. Acuannya, sesuai dengan kebutuhan hidup saat ini.

Apalagi sebelumnya, harga bahan bakar minyak (BBM) dan sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan. “Pemerintah juga harus memperhatikan keadaan buruh. Dengan gaji hanya Rp970.000 per bulan, tidak mencukupi kebutuhan hidup saat ini,”tuturnya.

Seperti diketahui, dari 26 kota dan kabupaten di Jabar, besaran UMK Cianjur pada 2013 menduduki peringkat ke 6 terbawah dengan Rp970.000 per bulan. Sangat jauh bila dibandingkan daerah tetangga seperti Kabupaten/Kota Bogor yang mencapai Rp2.002.000, Kabupaten Bandung Barat Rp1.396.399, Kabupaten Bandung Rp1.338.333 serta Kabupaten Sukabumi Rp1.201.000 per bulan.

Reporter, GHY Maulaya

Editor, mataniari