HARIININEWS.COM—Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan warisan budaya sekaligus melindungi hasil karya pengrajin lokal.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengurusan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi produk kerajinan khas daerah, khususnya batik Minahasa Tenggara.
Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli didampingi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Mitra Ny Stefa Kandoli Antou, melakukan audiensi ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara di Manado, Kamis (5/2/2026).
Audiensi ini difokuskan pada upaya pemberian kepastian hukum terhadap karya seni dan kerajinan etnik yang menjadi identitas daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Utara Hendrik Pagiling SH MH secara resmi menyerahkan Surat Pencatatan Ciptaan kepada Bupati Minahasa Tenggara dan Ketua Dekranasda.
Dua karya batik khas Minahasa Tenggara yang kini telah tercatat dan memperoleh perlindungan hak cipta adalah Batik Mitra Rumah Kita dan Batik Stefa.
Perlindungan ini dinilai sangat penting mengingat produk kerajinan etnik daerah memiliki risiko tinggi terhadap peniruan atau plagiarisme.
Dengan terdaftarnya karya batik tersebut secara resmi, pengrajin lokal mendapatkan jaminan hukum atas hasil ciptaannya, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan produk yang berdaya saing.
Bupati Kandoli menyampaikan perlindungan hak cipta ini bukan sekadar aspek administratif, melainkan bentuk pengakuan atas nilai budaya dan kreativitas masyarakat Minahasa Tenggara. Menurutnya, kepastian hukum akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan ekonomi kreatif daerah.
“Perlindungan kekayaan intelektual ini merupakan perwujudan dari nilai cita rasa dan keberagaman etnik Minahasa Tenggara. Dengan adanya kepastian hukum, para pengrajin dapat lebih tenang dalam berkarya, dan produk lokal kita memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasar nasional maupun internasional,” ujar Kandoli.
Dalam audiensi tersebut, Bupati turut didampingi sejumlah pejabat teknis, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Selvi Lendombela, MM; Kepala Dinas DKUKMPP Audy Rondo, MAP; serta Kepala Bagian Prokopim Setda Minahasa Tenggara Febry Lasut, S.STP, M.Si. Hadir pula jajaran pengurus Dekranasda, termasuk Penasehat Dekranasda Mitra Vanda Rantung, SE; Wakil Ketua Dekranasda Ibu Sandra Tuda Kindangen, S.Th, M.Pd; Ketua Harian Dekranasda Ibu Lingkan Lalandos Mumekh, SE, MM; serta pengurus lainnya.(rds)


Comment