
HARIININEWS.COM—Kepengurusan baru Dewan Pengurus Daerah (DPD) Waraney Tanah Toar Lumimuut (WTTL) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjadi organisasi adat, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPD WTTL Minut yang baru dilantik, Johanis Solang, usai menerima mandat memimpin organisasi untuk periode kepengurusan yang baru.
Menurut Johanis, WTTL Minut akan mengedepankan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat.
“Kami ingin WTTL menjadi organisasi yang benar-benar hadir melalui tindakan nyata, bukan hanya simbol. Kami siap mengawal program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara,” ujar Johanis.
Ia menilai keberhasilan pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat. Karena itu, organisasi yang dipimpinnya siap mengambil bagian dalam menjaga stabilitas sosial, mempererat persatuan, sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya daerah.
Johanis juga menegaskan WTTL Minut akan menjadi organisasi yang terbuka, menjunjung tinggi kebersamaan, serta memberikan manfaat tanpa membedakan latar belakang masyarakat.
Pelantikan kepengurusan baru DPD WPTTL Minut dilaksanakan oleh Ketua Umum sekaligus Panglima Besar WTTL, Audy Malonda, di Sekretariat WTTL yang baru diresmikan di Jalan Pierre Tendean, Boulevard Manado, Sabtu (25/7/2026).
Dalam susunan kepengurusan tersebut, Johanis Solang didampingi Tobias Tado sebagai Sekretaris dan Joy Benhard sebagai Bendahara. Sementara mantan Ketua DPD WTTL Minut, Arly Dondokambey, kini dipercaya mengemban tugas sebagai Penasehat organisasi.
Audy Malonda dalam arahannya meminta seluruh pengurus menjaga marwah organisasi dengan terus mengedepankan semangat persatuan, toleransi, serta pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, WTTL harus mampu menjadi perekat masyarakat di tengah keberagaman serta terus membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah maupun aparat keamanan.
“Waraney harus menjadi teladan dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan persaudaraan. Organisasi ini harus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulawesi Utara, Jhony Alexander Suak, mewakili Gubernur Sulawesi Utara.
Ia memberikan apresiasi terhadap komitmen kebangsaan yang ditunjukkan WTTL selama prosesi pelantikan yang diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.
“WTTL menunjukkan komitmen terhadap Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Organisasi seperti ini diharapkan terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Marthin Daniel Tumbelaka, yang menilai WTTL memiliki kontribusi penting dalam menjaga semangat persaudaraan di Sulawesi Utara.
Sementara itu, Penasehat DPD WTTL Minut, Arly Dondokambey, optimistis kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin berkembang melalui semangat regenerasi.
Ia berharap WTTL Minut terus memperkuat perannya sebagai organisasi yang aktif melayani masyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan daerah. (*)


Comment