HARIININEWS.COM – Cuaca ekstrem kembali mengintai wilayah Sulawesi Utara.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah daerah, Sabtu (18/1/2026).
Berdasarkan informasi resmi BMKG Sulawesi Utara, peringatan dini ini mulai berlaku sejak pukul 16.38 WITA dan diperkirakan berlangsung hingga 18.00 WITA.
Wilayah yang saat ini masuk dalam zona peringatan dini adalah Kabupaten Minahasa, khususnya di Kecamatan Mandolang, serta Kabupaten Minahasa Selatan yang mencakup wilayah Sinonsayang, Tenga, Tatapaan, dan sekitarnya.
BMKG menyebut, hujan dengan intensitas cukup tinggi berpotensi memicu dampak lanjutan seperti genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas masyarakat, terutama di wilayah rawan longsor dan dataran rendah.
Selain wilayah utama tersebut, potensi cuaca buruk juga dapat meluas ke sejumlah daerah lain di Sulawesi Utara.
Di antaranya Kabupaten Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Utara, Minahasa, Minahasa Utara, serta wilayah perkotaan seperti Kota Manado dan Kota Bitung.
Untuk Kota Manado, BMKG mencatat sejumlah kecamatan berpotensi terdampak, termasuk Tuminting, Singkil, Wenang, Tikala, Sario, Wanea, dan Malalayang.
Sementara di Kota Bitung, wilayah Lembeh Selatan, Madidir, Ranowulu, Aertembaga, Girian, Maesa, hingga Lembeh Utara juga masuk dalam area potensi hujan.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat berlangsung, serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Pengendara diminta berhati-hati terhadap jalan licin dan jarak pandang yang menurun.
“Kondisi ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG,” tulis BMKG dalam keterangannya. (rds)


Comment