HARIININEWS.COM—Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengungkap kesan mendalam atas kepergian almarhum Lexi Solang. Salah satu tokoh yang dikenang sebagai sosok penting dalam perkembangan sektor pertanian dan perikanan di Bumi Nyiur Melambai.
Ketua KTNA Sulut Arly Dondokambey menyebut, terdapat dua sosok yang sangat berjasa bagi kemajuan petani dan nelayan di Sulut, yakni J Umpel dan almarhum Lexi Solang.
Almarhum Lexi dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, mudah bergaul, serta memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kesejahteraan petani dan nelayan. Dedikasinya tidak hanya dirasakan di tingkat daerah, tetapi juga di kancah nasional.
“Pak Lexi adalah sosok yang selalu hadir untuk petani dan nelayan. Beliau tidak hanya memikirkan kemajuan sektor ini, tetapi benar-benar berjuang untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Arly.

Kontribusi almarhum di tingkat nasional juga sangat signifikan. Ia tercatat aktif dalam berbagai organisasi pertanian dan nelayan, termasuk menjadi bagian dari kepengurusan nasional KTNA. Salah satu prestasi besarnya adalah keberhasilan menghadirkan ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan di Minahasa pada 2024, yang diikuti sekitar 60.000 peserta dari seluruh Indonesia bahkan kawasan ASEAN. Kegiatan tersebut turut mengangkat nama Sulut di tingkat nasional dan internasional.
Sosok almarhum, bagi KTNA Sulut akan terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi petani dan nelayan di daerah ini.
“Kami akan terus menceritakan dan mengenang sosok Ir. Lexi Solang kepada petani dan nelayan Sulawesi Utara. Dedikasi beliau akan selalu menjadi teladan,” lanjut Arly.
Semasa hidupnya, almarhum memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi, di antaranya sebagai pengurus nasional Ikatan Alumni Magang Jepang (IKAMAJA) periode 1999–2018, Wakil Ketua International Farming Youth Indonesia (IFYI), Wakil Ketua Umum Pimpinan Nasional KTNA (2000–2018), serta Ketua KTNA Sulawesi Utara (2004–2018). Ia juga pernah menjadi Ketua Panitia Pelaksana PENAS 2004 di Minahasa dan menjabat Sekretaris KTNA Sulut pada 1999–2003.
Pengabdian almarhum berlanjut hingga dipercaya sebagai Dewan Pertimbangan Organisasi KTNA Sulut untuk periode 2026–2031.
Arly pun berharap, semangat dan perjuangan almarhum terus hidup dalam setiap langkah pembangunan pertanian dan perikanan di daerah.
“Tuhan Yesus memberkati,” tutupnya. (*)


Comment