HARIININEWS.COM—Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kembali dimaknai sebagai ajang berbagi dan mempererat kebersamaan oleh Anggota DPR RI Komisi VI, Christiany Eugenia Parunt (CEP).
Politisi Partai Golkar yang akrab disapa CEP itu kembali menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat Muslim di Sulawesi Utara. Tahun ini, sebanyak 10 ekor sapi kurban disebar ke sejumlah kabupaten dan kota sebagai bentuk kepedulian sosial yang rutin dilakukan setiap perayaan Idul Adha.
Penyaluran hewan kurban tersebut tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga wujud komitmen CEP dalam menjaga semangat kebersamaan serta memperkuat toleransi antarumat beragama di Bumi Nyiur Melambai.
Menurut CEP, Idul Adha memiliki makna yang lebih luas dari sekadar ibadah kurban. Momentum tersebut, kata dia, menjadi pengingat pentingnya solidaritas sosial, kepedulian, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“ Konsistensi untuk hadir dan berbagi adalah bagian dari tanggung jawab saya kepada masyarakat Sulut. Idul Adha menjadi momentum mempererat kepedulian dan semangat gotong royong. Semoga hewan kurban yang kami salurkan tahun ini membawa manfaat dan kebahagiaan bagi saudara-saudara Muslim,” ujar CEP.
Kepedulian CEP itu pun mendapat apresiasi dari masyarakat penerima bantuan. Imam Masjid Al Muhajirin Desa Sapa, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Suyut Kamaru, mengatakan bantuan dari CEP telah lama dirasakan warga setempat.
Menurutnya, Desa Sapa kembali menerima bantuan hewan kurban pada tahun ini, melanjutkan perhatian yang sudah diberikan CEP sejak menjabat Bupati Minahasa Selatan selama dua periode.
“Kami jemaah Masjid Al Muhajirin mengucapkan terima kasih kepada Ibu CEP atas bantuan hewan kurban ini. Desa Sapa kembali menjadi penerima tahun ini. Sejak beliau menjabat Bupati Minsel dua periode lalu, bantuan kepada masyarakat di sini terus diberikan. Semoga segala kebaikan beliau mendapat balasan dari Allah SWT,” kata Suyut.
Penyaluran hewan kurban tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang merayakan Idul Adha, sekaligus memperkuat nilai persaudaraan dan toleransi yang selama ini terus terjaga di Sulawesi Utara. (*)


Comment