
HARIININEWS.COM—Hujan yang mengguyur Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Senin (16/03/2026), tak menghalangi langkah Anggota DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Utara (Sulut) Christiany Eugenia Paruntu.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, politisi yang akrab disapa Tetty itu memulai safari berbagi paket sembako bagi umat Muslim. Minut dipilih sebagai titik awal rangkaian kegiatan tersebut, dengan menyambangi tiga masjid di tiga desa berbeda.
Kegiatan diawali di Masjid Al-Ikhsan, Desa Klabat, Kecamatan Dimembe. Di tengah hujan yang turun cukup deras, kedatangan CEP tetap disambut antusias warga yang telah menunggu di halaman masjid.
Dalam kunjungan itu, CEP didampingi Ketua DPD II Partai Golkar Minut yang juga Wakil Ketua DPRD Minut, Edwin Nelwan. Warga tampak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersalaman sekaligus menyapa langsung wakil rakyat mereka di Senayan.
Dari Klabat, rombongan bergerak menuju Masjid Al-Jihad di Desa Pinilih, masih di Kecamatan Dimembe. Di lokasi ini, CEP tak hanya menyerahkan bantuan di area masjid, tetapi juga menyusuri lorong-lorong permukiman warga untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan membagikan paket sembako secara langsung.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Masjid Al-Mubin di Desa Bulutui, Kecamatan Likupang Barat. Suasana penuh keakraban terlihat ketika CEP berbincang santai dengan pengurus masjid dan warga setempat.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sulut tersebut juga membuka ruang dialog dengan masyarakat mengenai berbagai persoalan yang dihadapi di daerah.
Ia bahkan meminta para hukum tua di wilayah yang dikunjungi agar tidak ragu menyampaikan kendala terkait pelaksanaan program pemerintah pusat.
“Kalau ada kendala dalam pelaksanaan program dari pusat, silakan disampaikan. Aspirasi seperti itu akan lebih mudah kami perjuangkan di pusat,” ujar CEP di sela-sela kunjungannya.
Menurut CEP, memilih Minut sebagai lokasi pertama safari berbagi bukan tanpa alasan. Ia mengaku memiliki ikatan emosional dengan daerah tersebut.
“Di sini saya merasa seperti pulang kampung. Papa saya ada darah Minahasa Utara. Bahkan saya sempat bercanda ingin punya rumah di salah satu desa yang tadi kita kunjungi,” ucapnya sambil tersenyum.
Sementara itu, Edwin Nelwan menyampaikan apresiasi atas kepedulian CEP kepada masyarakat Minut, khususnya umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa.
Menurutnya, masyarakat patut bersyukur karena Minahasa Utara menjadi daerah pertama yang dikunjungi dalam kegiatan berbagi menjelang Idul Fitri tahun ini.
“Kami berterima kasih karena Minahasa Utara menjadi lokasi pertama kegiatan berbagi ini. Ibu CEP sudah banyak berkontribusi untuk daerah ini,” kata Nelwan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak melupakan perhatian yang telah diberikan kepada daerah tersebut.
“Kita harus menyadari tidak semua legislator di pusat bisa seperti Ibu CEP. Karena itu masyarakat harus bijak melihat dan menilai siapa wakil mereka, baik sekarang maupun di masa mendatang,” ujarnya.
Bagi CEP, kegiatan berbagi ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat kebersamaan di tengah masyarakat, terutama bagi umat Muslim yang tengah mempersiapkan diri menyambut Idul Fitri.
“Puji Tuhan, hari ini kita bisa berbagi sedikit rezeki kepada saudara-saudara kita yang beragama Muslim. Semoga paket sembako ini bisa bermanfaat dan membuat perayaan Idul Fitri menjadi lebih berkah,” tuturnya.
Ia berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial seperti ini terus terjaga, terlebih dalam momentum hari-hari besar keagamaan.
“Kita harus terus berbagi dan peduli dengan sesama. Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh bagi kita semua,” tambahnya.
Salah seorang warga penerima bantuan, Maman, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan.
“Terima kasih banyak kepada Ibu CEP yang sudah membagikan paket sembako ini. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan beliau dan keluarga,” ujarnya. (*)


Comment