Home » Berita » Jalan Berlubang di SBY – Soekarno Minut Kembali Makan Korban, Netizen Tagih Tanggung Jawab Pemerintah

Jalan Berlubang di SBY – Soekarno Minut Kembali Makan Korban, Netizen Tagih Tanggung Jawab Pemerintah

Screenshot

HARIININEWS.COM – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan SBY–Soekarno, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu sore (18/1/2026).

Insiden tersebut melibatkan dua perempuan yang menjadi korban saat melintasi jalan dengan kondisi rusak dan berlubang.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak kedua korban tergeletak di badan jalan.

Salah satu korban terlihat mengalami luka cukup serius dengan kondisi kepala berdarah.

Warga sekitar yang berada di lokasi tampak memberikan pertolongan awal sebelum korban dievakuasi.

HUT ke-324 Wanua Tatelu Sukses Jadi Momentum Perkuat Semangat Jaga Kebersamaan

Rekaman visual juga memperlihatkan kondisi jalan yang memprihatinkan.

Lubang besar terlihat jelas di badan jalan, diduga kuat menjadi penyebab kecelakaan.

Ruas ini diketahui merupakan jalur padat kendaraan yang menghubungkan sejumlah kawasan strategis di Minahasa Utara.

Kondisi tersebut langsung memicu reaksi keras dari warganet.

Pemilik akun Facebook Komberz Sigarlaki Kombet secara terbuka mempertanyakan tanggung jawab pemerintah daerah.

IODI Minut Gelar Muskablub, Femmy Pangkerego Didapuk jadi Nahkoda Baru

Ia menyoroti minimnya perbaikan jalan meski kecelakaan disebut sudah kerap terjadi di lokasi tersebut.

“Pemerintah so boleh bekeng ni jalang. So banya korban jatung di sini,” keluhnya dalam unggahan yang ramai dibagikan.

Ia bahkan pertanyaan kemana anggaran untuk perbaikan jalan tersebut.

Nada serupa juga muncul di kolom komentar Facebook Kawanua Viral.

Seorang warganet menulis, “Pajak kendaraan naik turun, tapi jalan berlubang tidak pernah diperbaiki.”

RSUD Maria Walanda Maramis Tembus Panggung Nasional, Borong Tiga Penghargaan TOP BUMD 2026

Komentar lain menyebutkan, “Kalau sudah tidak sanggup jadi pemimpin, lebih baik mundur. Jangan rakyat terus yang jadi korban.”

Warganet lainnya mengungkapkan bahwa insiden di ruas jalan tersebut bukan kali pertama terjadi.

Bahkan, disebutkan pernah ada korban jiwa akibat kecelakaan di lokasi yang sama. “Ini lubang sudah sering diposting karena sudah banyak korban, tapi tidak pernah ada respons,” tulis salah satu pengguna media sosial.

Warga pun berharap pemerintah segera turun tangan sebelum korban kembali berjatuhan. (rds)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *